Mudik ke Bukittinggi

Posted: 30 November 2007 in Life's Like That
Tags:

Libur lebaran lalu, untuk pertama kalinya seumur hidup, saya pergi ke Sumatera, tepatnya ke Bukittinggi, kota kelahiran suami saya. Jauh-jauh bulan – 12 Juni 2007 – saya pesan tiket pesawat pp supaya bisa mudik, walaupun belum tentu dapat cuti. Saya pesan tiket AirAsia rute Jakarta-Padang pp secara online. Sebelum ini, sudah beberapa kali saya pesan tiket AirAsia via internet. Alhamdulillaah tidak ada masalah, baik soal pembayaran maupun saat keberangkatan. Walaupun tidak punya kartu kredit, saya tetap bisa pesan tiketnya secara online. Caranya, pinjam kartu kredit teman๐Ÿ˜› dan uangnya saya transfer ke rekening yang bersangkutan.


Ini juga adalah kali pertama saya naik pesawat terbang. Saya sempat minta tips dan triknya naik pesawat kepada teman saya Lilik via YM!. Agak sedikit parno, gara-gara sering baca berita kecelakaan transportasi udara.๐Ÿ˜ฆ Hasil chatting saya dengan Lilik itu saya print dan saya bawa mudik๐Ÿ˜€ Beberapa tipsnya antara lain:

  1. Makan permen ketika pesawat lepas landas dan mendarat untuk meredakan perubahan tekanan dan kebisingan. –> Saya sampai menghabiskan beberapa permen sejak pesawat bergerak hingga lepas landas. Soalnya, untuk lepas landas, pesawat saya ada di antrian nomor 3, setelah Adam Air dan Garuda. Itupun, di belakang pesawat saya, masih ada sekitar 6-7 pesawat dari berbagai maskapai yang berbaris menunggu giliran lepas landas. Jadi ingat antrian bis AKAP di terminal.๐Ÿ˜›
  2. Jangan jauh-jauh dari kantong plastik (kresek). –> Gimana mau jauh, kantung plastiknya ada di depan mata, di kantung yang ada di depan tiap penumpang.
  3. Duduk di dekat pintu keluar darurat. Emergency Exit terletak tidak jauh di antara dua sayap. –> Berhubung AirAsia adalah penerbangan murah yang tidak menetapkan nomor kursi, maka moto “siapa cepat dia dapat”-lah yang berlaku.
  4. Ketika pesawat akan lepas landas maupun mendarat, duduk tegak dan kencangkan sabuk pengaman.

Oleh suami, saya dibilang ndeso ketika minta difoto di dalam pesawat๐Ÿ˜› Duuh… padahal pemandangannya bagus banget-Saya duduk dekat jendela. Penerbangan pagi hari yang cerah. Terlihat laut biru nan luas, pulau-pulau kecil, daratan Sumatera yang hijau dan bergunung-gunung, kapal-kapal yang kelihatan sangat kecil.

di Bandara Soekarno-Hatta

di Bandara Internasional Minangkabau

Hiks.. ngga bisa mengabadikan pemandangan indahnya kepulauan Indonesia.

Alhamdulillaah pesawat mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Kamipun melanjutkan perjalanan dengan Bis Damri sampai ke Minang Plaza. Dari sana, kami naik travel (pelat hitam) ke Bukittinggi. Hampir separo perjalanan, kami “dihibur” oleh tangisan seorang balita, yang keliatannya ga ada capeknya menangis.๐Ÿ˜ฆ Pusiiingggg… Travel ini mengantarkan kami hingga Pasar Aur Kuning Bukittinggi. Perjalanan ke rumah mertua dilanjutkan dengan angkot oranye hingga depan rumah. Sebenernya rute angkot itu ngga melewati rumah, tapi dengan ongkos tambahan angkot bisa dibelokkan dari rutenya semula.๐Ÿ˜› Maklum, di kampung.. penumpang ngga dikejar-kejar waktu seperti di Jakarta. Kalo di Jakarta mau begitu… hmmm.. bisa-bisa diamuk penumpang lain.

Updated, 4 Maret 2008 :

Ada yang kelupaan, saking dah lamanya posting ini ditulis sejak lebarannya. Foto-foto Bukittinggi saat saya liburan bisa dilihat di sini. Makasih buat Da Al yang udah ngingetin.

 

Comments
  1. bahtiar says:

    udah punya kampuwang sekarang …๐Ÿ™‚

  2. anas says:

    Lha sekarang apa belum balik mbak kok belum updet๐Ÿ™‚
    *eh salam kenal, afwan kalo komennya nggak mengenakkan*

  3. calandrea says:

    Dari dulu juga dah punya kampung, mas. Cuma kalo dulu mudiknya ke Semarang dan Madiun, sekarang ditambah satu kampung lagi.. Bukittinggi.

  4. calandrea says:

    Salam kenal mas Anas. Udah lama balik kok. Ke Bukittingginya cuma sepuluh hari. Karena ga rajin nulis, jadinya blog ini lama banget ga update.๐Ÿ˜›

  5. achmadias says:

    Pengalaman yang mengasyikkan. Mirip ya ketika kita SD disuruh membuat karangan. Terlihat laut biru nan luas, pulau-pulau kecil, daratan yang hijau dan bergunung-gunung…. hehehe

  6. bank al says:

    Yg difoto kok cuma pesawat? padahal bukit tinggi tempat yg bagus untuk foto-foto lho.๐Ÿ˜€

  7. calandrea says:

    Da Al.. makasih dah ngingetin. Itu postingannya dah saya update. Klik aja link nya.

  8. asik juga tuh jalan…

  9. wah pasti seru nih mudiknya…
    saya juga kepengen mudik nih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s