SMS Gempa

Posted: 23 January 2007 in Dunno

Gempa Maluku 22 Januari 2007

Beberapa hari yang lalu saya membaca blog milik seorang ekspatriat asal Polandia yang sudah lama tinggal di Indonesia, Marek Bialoglowy. Salah satu postingannya adalah tentang gempa di Jakarta dan layanan sms gempa.

Disitu diceritakan tentang gempa yang terjadi di Jakarta pagi hari tanggal 24 desember 2006. Lalu beberapa menit kemudian ia mendapatkan sms tentang gempa tersebut dari Earthquake Information Service, yang isinya (saya kutip semuanya): “Moderate earthquake (M5.7) occured on 24-Dec 05:59:47 (WIB/GMT+7) 52km (SW) from Labuhan (West Java), 148km (SSE) from Bandar Lampung.” Layanan sms gempa ini sangat berguna untuk mengabarkan gempa-gempa yang terjadi di wilayah Asia Tenggara, bahkan seringkali jauh sebelum kita mendengarnya di radio. (It is a really useful service which informs about important earthquakes within South-East Asia region, often long time before you even hear about it in radio.)

Saya tertarik dengan manfaat yang didapatkan dari layanan sms gempa tersebut, yang bisa memberitahukan terjadinya gempa di saat informasi andalan (misalnya: detik.com, TV, radio) belum memberitakannya. Selain itu, saya pernah mengalami kejadian gempa di Jakarta dan saat itu saya masih di kantor, tetapi gempa itu sama sekali tidak kami (saya dan rekan-rekan sekantor) rasakan. Padahal orang-orang dari lantai lain (dan mungkin dari lantai kami juga) berhamburan keluar. Begitu pula dengan penghuni gedung-gedung sekitar semua berkerumun di luar gedung masing-masing. Gila ya! Masa’ sekantor ngga ada yang ngerasain gempa segitu gedenya babar blas.😀 5,5 SR dab!

Sekitar seminggu yang lalu saya mendaftarkan diri untuk layanan sms gempa. Caranya: saya kirim sms ke 6768 (layanan ini didukung oleh operator GSM dan CDMA Indonesia) yang isinya “REG EARTHQUAKE”. Tarifnya adalah Rp 1.000/sms.

Beberapa hari kemudian, suami saya (ketika itu dia sedang membawa hp saya) mendapatkan 2x sms gempa yang terjadi di masing-masing Maluku dan Papua. Esok malamnya, saya mendapatkan 1x sms gempa lagi yang terjadi di Bandar Lampung. Suami saya sedari awal memang kurang setuju saya register sms gempa karena pulsa yang berkurang setiap kali terima sms.

Saya setuju dengannya karena Indonesia merupakan negara yang dilalui banyak patahan benua. Hal ini membuat gempa di Indonesia adalah hal yang sangat sering terjadi. Ujung-ujungnya adalah banyaknya sms yang akan kami terima walaupun gempanya sendiri terjadi di ujung Indonesia. Selain itu, setiap gempa tektonik hampir selalu disertai oleh gempa susulan. Kebayang kan ada berapa “bom sms gempa” yang masuk? Kami jadi keberatan karena pulsa yang kepotong tiap sms adalah Rp 1000 (belum termasuk pajak).

Kalau misalnya sms gempa itu menggunakan sistem sms broadcast, hanya dikirimkan kepada pengguna hp di wilayah tertentu yang sedang gempa, ceritanya lain lagi. Saya lebih senang kalo sms gempa ini pake sistem sms broadcasting, selain tepat sasaran, juga lebih efisien di sisi pengguna hp. Karena masih banyak pengguna hp yang cost-aware (CMIIW). [Tambahan: Radius pengiriman sms broadcast ini disesuaikan dengan magnitude dan kedalaman gempa. Makin dangkal pusat gempa ataupun makin besar magnitudenya, maka radius pengiriman smsnya makin luas. Untuk itung-itungannya, para ahli gempa pasti lebih tahu. Just a thought. :D]

Sms gempa itu menggunakan earthquake analysis engine yang dibuat oleh Marek. Keep up the good job Marek. Sms gempa ini berguna sekali untuk bangsa Indonesia yang sering kena gempa. Tapi ya itu tadi.. kalo bisa dibikin broadcast aja.

Comments
  1. bangsari says:

    weh, gempa lokal ada juga smsnya?😀

  2. calandrea says:

    semoga aja Pul… Ngimpi kan boleh😛

  3. Raj Kuch Ghaar says:

    Eh, kalo gitu juga bisa dong diterapkan untuk daerah saya India, kan sering gempa juga

  4. Raj Kuch Ghaar says:

    Wah bisa juga tuh diterapkan untuk India

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s