Hasil Pengamatan di Jalan Raya :P

Posted: 8 November 2006 in Life

Sejak menikah, sekarang saya selalu bermotor-ria (maksudnya, bukan sebagai pengemudi, tapi dibonceng suami) kemana-mana, termasuk juga berangkat ke kantor dan pulang kantor. Dulu saya kemana-mana naik kendaraan umum.

Jarak Karang Tengah (Tangerang, bukan yang di Jaksel) – Mampang kalau naik motor cuma butuh 50-60 menit. Tapi kalau naik bis….. ampuuunn deh, bisa 2 jam lebih baru sampe kantor.šŸ˜¦ Begitu juga kalo pulang kantor. Selama perjalanan sebisa mungkin saya tidur biar ga jutek dengan kemacetan jalan raya. Walopun lebih sering ga bisa tidurnya. Macetnya itu karena rute perjalanan berangkat kantor melewati mmmm… sebentar, diitung dulu…, kalo ga salah 6 pasar (Ps Ciledug, Ps. Kreo, Ps. Cipulir, Ps. Kebayoran Lama, Ps. Mayestik, Ps. Blok M), belum termasuk persimpangan-persimpangan dengan jalan kecil. (Wheew…!!). Rute pulang malah lebih parah lagi, 7 pasar yang harus dilewati.

Nah, selama jadi penumpang motor, saya jadi lebih perhatian dengan keadaan sekitar, terutama kendaraan-kendaraan yang sliweran. Hasil pengamatan saya seperti berikut ini (terutama sepanjang perjalanan rumah-kantor pp):

  1. Kebanyakan mobil di jalan bermerk Toyota. Ga heran kalo Bisnis Indonesia menyebut merk ini adalah pemilik 1 dari 3 mobil yang beredar di Jakarta.
  2. Kalo motor, yang banyak itu Honda terutama motor bebeknya.
  3. Yamaha Mio walaupun diposisikan sebagai motor untuk kaum hawa, ternyata di jalanan banyak pula dipakai kaum adam.
  4. Suzuki APV hampir selalu kebanyakan berwarna gelap. Saya ga pernah liat yang warna putih.
  5. Yamaha RX-King selain berwarna standar pabrikan, warna lain yang sering sekali saya lihat adalah hijau lumut.
  6. Pengendara motor mayoritas adalah laki-laki.šŸ˜€
  7. Jaket pengemudi motor kebanyakan berwarna gelap. Mungkin biar ga keliatan kalo kotor.

Sekian hasil pengamatan saya kali ini (penting ga sih?? :P). Laporan selanjutnya dilanjutkan seingat dan sesempat saya.

Comments
  1. weedee says:

    kok yo sempet-sempetnya gitu, mengamati keadaan jalan….ck…ck…ck,
    yang herannya sampe dibuat statistiknya juga….walah…..
    btw, itu gambar dimana dan taun kapan ya? bisnya masih ada yg kotak…….

  2. calandrea says:

    ga cuma bisnya kotak, itu kan bis tingkat. ambilnya di sini tempointeraktif: http://www.tempointeraktif.com/hg/photostock/2005/02/11/s_34c23601.jpg
    itu poto tanah abang tahun 1989. Jadul banget kan…??

  3. Jeng Retno says:

    Harusnya emang gitu… naek motor jadi lebih sadar lingkungan. Apalagi kalo dibonceng, mata bisa lebih bebas belanja coz gak perlu konsen yang penuh banget, hehe… Kayaknya lebih gendheng lagi seandainya Donna juga sempat ngitung jumlah tiap item, ex. selama perjalanan rata2 ketemu dengan 10 buah mobil Toyota, 43 orang pengendara Yamaha Mio, etc. =D

  4. bangsari says:

    mengenai pengendara yang berpasangan atau suami istri gimana? belum disinggung tuh!šŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s